Tinggalkan komentar

Inseminasi buatan Pada burung, mungkin kah?

 

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, mungkin kalimat tersebut sering kita temui. Kali ini saya akan membahas tentang inseminasi buatan. Inseminasi buatan adalah pertemuan sperma dan sel telur pada hewan (khususnya) tanpa adanya kontak langsung antara hewan jantan dan betina secara fisik, dan proses ini biasanya di bantu oleh manusia. Biasanya inseminasi buatan ini dilakukan dengan cara menyuntikkan sperma hewan jantan yang sudah di tampung pada sebuah alat kepada alat kelamin atau alat reproduksi hewan betina.  Inseminasi buatan umum nya yang sudah kita kenal adalah pada hewan-hewan besar. Beberapa hewan yang biasa dilakukan perkwainan jenis ini adalah sapi, kambing.

download

Inseminasi buatan kepada hewan ini dilakukan tujuan nya adalah:

  1. Memperbesar kemungkinan terjadi nya proses pembuahan yang cukup tinggi, sehingga produktifitas hewan meningkat
  2. Hemat biaya operasional karena tidak perlu membeli hewan jantan yang cukup banyak
  3. Meminimalisir kontak fisik antar hewan sehingga meminimalisir luka-luka dan penyakit menular antar hewan
  4. Mendapat keturunan yang lebih unggul karena sperma yang diambil berasal dari indukan yang unggul dan berkualitas dari segi besarnya fisik, kesehatan, ketahanan fisik, perilaku, dll
  5. Mendapatkan spesies baru, jenis baru (persilangan antar spesies), yang tidak dapat dilakukan di alam liar atau alami tetapi bisa dilakukan dengan inseminasi buatan ini.
  6. Mencegah kepunahan suatu spesies hewan karena minimnya jumlah populasi hewan antara jantan dan betina.
  7. Ada yang mau menambahkan? Silahkan di ketik dikolom komen guys.

Berikut contoh-contoh hewan hasil inseminasi buatan:

sepi

sapi: menghasilkan sapi yang kualitas nya jauh lebih baik (sumber : google.com)

Leopon: hasil inseminasi buatan, antara singa dan leopard betina, ini adalah tujuan inseminasi no 5. (sumber: google.com)

leopon

 

Kembali ke topik awal artikel ini, apakah mungkin inseminasi buatan ini dilakukan kepada burung, yang fisik dan alat kelaminya lebih kecil dan lebih rawan untuk dilakukan inseminasi buatan?? Dari beberapa sumber yang saya baca dan saya temui memang inseminasi buatan kepada burung mungkin dan bisa dilakukan. Saya menjumpai video di facebook tentang inseminasi buatan yang dilakukan kepada burung kenari, oleh seorang pemilik bird farm. Akun facebook atas nama “brojo ken ari musti” dengan link video supaya bisa langsung cuss lihat bagaimana proses nya :

https://www.facebook.com/brojo.musti.100/videos/vb.100003353691348/685963538192096/?type=2&theater

saya juga sedang bertanya kepada website ternama untuk hobi burung yaitu kepada omkicau.com dan sedang menunggu referensi nya.

download (1)

Dalam video tersebut adalah burung kenari, dari koment pemilik video yang sangat ramah dan rendah hati ini saya menyimpulan beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam inseminasi buatan pada burung ini. Pertama adalah alat. Alat disini menggunakan pipa kapiler, bisa dibeli di apotek. Kedua adalah kesiapan induk jantan dan betina dalam hal masa reproduksi. Kesiapan kedua induk ini adalah dengan ditandai nya alat kelamin (vent) jantan dan betina sudah matang, biasanya warna merah. Kemudian proses inseminasi buatan ini juga dilakukan khusus untuk burung kenari yang sudah reproduksi secara alami sebelumnya. Berarti jantan sudah pernah kawin dan betina sudah pernah bertelur secara alami, dikatakan sama om brojo ken ari musti bahwa pemilihan induk yang sudah pernah kawin alami ini adalah untuk menghindari keluarnya darah dari alat kelamin jantan saat pengambilan sperma, jadi bukan sperma yang didapat malah darah, dan begitu betina nya, bukan sperma yang masuk tapi keluar bersama darah sehingga gagal terjadi pembuahan. Jika dilakukan kepada induk yang sudah pernah kawin alami maka mungkin lubang venn sudah terbuka secara alami dan lebih mudah melakukan inseminasi buatan, mengingat alat kelamin burung kenari sangat kecil. Jadi selain keuntungan diatas ada beberapa resiko inseminasi buatan ini karena ukuran burung yang kecil, inseminasi buatan menjadi beresiko pada kematian, atau rusaknya alat reproduksi burung, bayangkan saja Kenari Yokshire yang kita punya jadi mandul harga nya padahal 5-12 juta, kan ga bisa balik modal, heheheheh

Maka inseminasi buatan pada burung perlu dikembangkan lebih jauh, mencapai ke berbagai jenis burung yang ada, penciptaan alat yang lebih memadai dan aman. Hal ini dikarenakan banyak keuntungan inseminasi buatan yang ujungnya adalah menciptakan populasi burung dialam liar yang lebih aman dan kebutuhan manusia akan bisnis burung yang lebih menjanjikan. Hobi burung menjadi hobi yang ramah lingkungan.

Maaf kalo tulisannya kurang lengkap, info dari omkicau tentang inseminasi buatan ini juga akan saya unggah ke blog saya guys, biar menambah info tentang topik ini guys. Ada yang mau nambahin, menyanggah, menambah dari referensi yang sudah ada juga boleh, atau koment silahkan koment aja, saya sangat berharap banget dapet koment,,….heheheheheheh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: